Life Is A BureauCrazy

Hana's posts with tag: thoughts

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag thoughts
Blog EntryClothes. Fashion. Beauty. Self-Identity.Jul 4, '08 6:13 PM
for everyone
Jadi, tadi itu aku jalan-jalan sama mama ke sebuah Town Square gitu. Niatnya nonton. Udah beli tiket, tapi masih sejam lagi mainnya. Jadilah...kita muter-muter dan turun ke bawah. Akhirnya tibalah kita berdua di depan "Badan&Jiwa". Masuklah kita.

Niat awalnya adalah aku nggak mau tergoda sama sekali dengan baju-baju yang ada di dalam sana, secara sekarang udah mulai mikir mau beli apa-apa atau mau ngapa-ngapain harus bayar sendiri. Tapi...akhirnya tergoda juga dan belilah 2 item. Susah juga nih kalo refreshingnya ke tempat-tempat perbelanjaan. 

Tapi...inti permasalahan yang pengen aku bahas disini adalah, kenapa atribut yang melekat di diri kita itu jadi sebuah simbol identitas? Hm...ini jadi berbuntut panjang. Karena tiap orang akhirnya ingin memperlihatkan identitas yang berbeda. Yang unik. Yang 'gue banget' katanya. I admit, sometimes I dress the way I want, just to show the world that this is 'me'. See? Bahkan ada orang yang niat banget dengan tiap hari selalu pake baju yang berbeda, ga pernah dipake 2x. Untungnya aku masih belum masuk tahap itu. Amit-amit, jangan sampe lah. *grins*

So what? We buy clothes to fulfill one of our basic needs (sandang, pangan, papan). It leads us to the creation of fashion industry, and trends...and the blah-blah-blah. Next thing we know, we're already enslaved by the definition of 'beauty', which have been passed (in such a perfect  disguise) through the media. In the end, are we losing our self-indentity(/ies)? I don't know. You folks tell me.

Blog EntryI Didn't Mean ToJul 3, '08 11:51 AM
for everyone
I didn't mean to be ignorant.
It's just that I need my own space where I can think with my own brain.

I'm sorry.

Aw, fuck! I've hurt you again, huh? *sigh*

Blog EntryPost-PeriodJul 2, '08 12:25 PM
for everyone
Seharusnya kalo udah selesai menstruasi kan semuanya baik-baik. Tapi kok sekarang aku malah ngerasain yang gak menentu & kosong yah? Hm...tetap semangat!

Aku butuh refreshing!!! REFRESHING!!! REFRESHIIIIIIIING!!!

Blog EntryOn My Way To Be An AdultJun 28, '08 11:39 AM
for everyone
I have to grow up.
Being an adult.
Adult? Like them?
Urgh...
Hearing the word 'adult' makes me sick.

Sick.
Sick. Sick.
Sick. Sick. Sick.
Sick. Sick.
Sick.

But I have to, right?
It is a must, right?
Yeah. Right.
So what?
Being an adult doesn't mean I have to be too serious, right?

Urgh. I wanna puke.

Blog EntryI'm Simply (Extra)OrdinaryJun 27, '08 2:20 PM
for everyone

Okay.

 

I'm a human being like everyone else.

I'm not better than anyone in this world, and the other way around since we're all equal.

I'm doing what I do because I'm equipped with those capabilities only. I can expand, though.

I might be good in some aspects and a total disaster in other aspects.

 

Yet, here I am again. Smiling widely.

 

After a long long time thinking and a 'not-being-myself' phase,

I finally realize....

...I'm simply (extra)ordinary.

Whether they like it or not. Whether you like it or not. Whether I like it or not.

Deal with it. Everyone’s special in their own ways.

 

And there's no point of trying to make everyone happy.

It's impossible, and I have tried.

 

The point is...know what you want in life and fight for it.

Don't let anyone, even your beloved ones, turns you down.

If someone really loves you, he/she won't break you.

Instead, he/she accepts you the way you are. The best and the worst of you.

And you both will compromise.

As simple as that.

 

I've been learning about life (for real) for about 4 years, and still going. Before that...was a phase of unconsciousness.

ReviewReviewReviewReviewFriends With MoneyJun 27, '08 12:51 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Film ini adalah cerita 4 sahabat perempuan dengan kehidupan yang berbeda-beda. Yang 1 hidup adem ayem sama suaminya, dan mereka kaya. Yang 1 lagi (kayaknya) penulis yang kerja bareng suaminya dan juga berkecukupan, tapi isinya bertengkar melulu kalo pas lagi berdua. Yang 1 kerjanya desainer baju dan pemarah, dan suaminya gay. Yang 1 lagi, yang paling miskin dengan kerjaan sebagai pembantu panggilan, masih belum nikah. Kompleks, tapi seru dan bikin mikir.
Aku jadi berpikir, memang manusia dalam bersosialisasi (baca: berteman) harusnya nggak membeda-bedakan keadaan ekonomi. Tapi di film ini semakin memperkuat pikiranku bahwa berteman dengan orang yang datang dengan latar belakang ekonomi yang berbeda dengan kita, dijamin akan sangat mempengaruhi pola pikir & pola bertindak.
Intinya, film ini lumayan juga buat ditonton. Endingnya...si 1 perempuan yang kerja jadi pembantu panggilan ini akhirnya ketemu laki-laki yang kaya banget sampe si laki-laki ini nggak perlu kerja saking kayanya. Sounds like fun, huh? Not really. Sounds too dreamy for me... *grins*

Blog EntryWhat Is Successful, Anyway?Jun 25, '08 1:14 PM
for everyone
Tadi abis siaran Cozy Sexy Cool dengan topik tolok ukur kesuksesan seseorang. Yaaa..intinya itu deh. Jawabannya macem-macem. Ada yang bilang ketika udah sampe di puncak karir, itu sukses. Ada yang bilang nikah & punya anak, itu sukses. Ada yang bilang dapet IPK sempurna itu sukses. Ada yang bilang ketika berhasil mendidik anak itu adalah kesuksesan.

Kalo menurut aku, sebuah kesuksesan itu adalah ketika aku udah hidup bahagia. Kerjaan lancar, pindah ke luar negeri, hidup dengan orang yang aku sayangi & sayang sama aku dengan nyaman, punya 2 anak yang rajin & nurut, mendidik anak dengan betul.

Tapi setelah kita mencapai tahap yang bikin kita berpikir kalo kita udah sukses...terus apa? Kita nggak bikin goal baru? Terus apa? Apa?

Jaman sekarang isu gender lagi rame diobrolin di Indonesia. Mungkin karena udah keseringan, masyarakat lama-lama jadi mikir kalo ini adalah sesuatu yang biasa. Aku sendiri mulai berpikir, kalo dari dulu kita (baca: perempuan) selalu mendengung-dengungkan kesetaraan...sebetulnya kesetaraan macam apa yang sedang kita usahakan?

Jangan salah. Laki-laki juga mulai beremansipasi. Bukan cuma perempuan.
  • Perempuan mengusahakan kesetaraan untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan kedudukan dalam pekerjaan yang setara dengan laki-laki. Lucunya, jaman sekarang juga laki-laki mulai banyak yang pengangguran.
  • Perempuan bisa bekerja di lapangan pekerjaan laki-laki. Sometimes women do better. And so do men on women's field of work. You name it. Chef? Check. Make up artist? Check. Designers? Check.
  • Perempuan dari dulu boleh pake celana tanpa dianggap aneh. Sekarang, laki-laki juga bisa bebas ngelakuin facial treatment & beauty thingies dengan bebas dan juga nggak dianggap aneh.
  • Perempuan mulai belajar berlogika. Laki-laki mulai belajar beremosi. Now what the hell is going on here?
  • KDRT banyak terjadi. Dianggap lazim kalo laki-laki nyakitin perempuan, tapi jangan salah. Sekarang juga banyak perempuan nekat yang suka menganiaya suami.
Jadi inti dari perjuangan kesetaraan ini apa? Cuma membalik kebiasaan aja? Hidup yang gimana yah yang sebetulnya diidamkan orang-orang ini?

Blog EntryPlease Participate, Folks...Jun 15, '08 1:12 PM
for everyone
Apakah salah satu kriteria dalam memilih pasangan itu adalah dia bisa diajak berbagi dalam suka dan (terutama) duka?
   
Mohon kesediannya untuk mengikuti polling yang saya buat yah. Untuk menjawab rasa penasaran saya.




Blog EntryIs It Really Unconditional?Jun 13, '08 12:21 PM
for everyone
Aku baru aja nonton Stardust di komputer. Udah rada lama sih film ini keluarnya, tapi aku baru liat. Lumayan oke, meskipun ngayal. Paling enggak ada pesan moralnya gitu deh. Tapi abis nonton film ini, aku jadi berpikir...

Is it really unconditional? I mean...those four letters in English or five letters in Bahasa.

L-O-V-E a.k.a. C-I-N-T-A

Is it REALLY u-n-c-o-n-d-i-t-i-o-n-a-l??? Duh! Kalo di film aja mah katanya 'unconditional'. Mana ada gitu di kehidupan nyata cinta yang tanpa syarat? Di lingkungan sekitarku, cinta itu bersyarat. Nggak tau kalo di lingkungan kalian.

Syaratnya macem-macem...
  • Ngeliat agama
  • Ngeliat warna kulit / ras
  • Ngeliat tingkat pendidikan
  • Ngeliat strata sosial
  • Ngeliat status ekonomi
  • Ngeliat usia
  • Ngeliat kepribadian
  • Ngeliat tampang
  • Ngeliat jumlah mantan pacar
  • Ngeliat pekerjaan
  • Ngeliat kebiasaan sehari-hari
  • Ngeliat latar belakang keluarga
  • Ngeliat punya penyakit kelamin apa enggak *lol*
  • Ngeliat bibit, bobot, bebet
  • Ngeliat ke depannya si dia bakal bermasa depan cerah apa enggak
  • Ngeliat dia bisa ngebelanjain apa enggak di kala bokek
  • Ngeliat dia suka 'tebar jala' ke segala arah apa enggak
  • dan masih banyak 'ngeliat' yang lain...
Film Stardust bikin aku mikir banget. Cinta itu harusnya bersyarat apa enggak sih? Atau mungkin emang cinta itu dimana-mana bersyarat, tapi syaratnya gampang. Syarat cinta hanya harus berbalas. Itu aja. Gimana menurut kalian?

Blog EntryEverybody Loves WomenJun 11, '08 6:39 AM
for everyone
The first woman ever existed in this world was Eve, taken from one of Adam's ribs. Ever since, women had spread all over the world. Fulfilling the universe, until now.

Everybody loves women. A man needs a woman to be his mom, his bestriend, his lover, his sister, his co-worker, his whore, his servant, his financial advisor, his psychiatrist, his secretary, etc...all at once. Now can you imagine the burden that a woman has? Everybody needs women. Even a woman needs another woman. It reminds me of a sweet story between Ellen Degeneres and her gorgeous fiance, Portia de Rossi. *grins*

A woman can carry her nine-months-pregnancy inside her stomach while driving a truck all by herself to help her husband make their living. Well, it was my mom. And somehow I'm so proud of her, despite the quarrels we've had.

Here are some quotes about women I've searched...
  • Confidence is the sexiest thing a woman can have. It's much sexier than any body part. (Aimee Mullins)
  • When she stopped conforming to the conventional picture of femininity she finally began to to enjoy being a woman. (Betty Friedan)
  • A woman is like a tea-bag. You never know how strong she is until she gets in hot water. (Eleanor Roosevelt)
  • Women upset everything. When you let them into your life, you find that the woman is driving at one thing and you're driving at another. (George Bernard Shaw)
  • Every woman knows all about everything. (Rudyard Kipling)
  • Every man who is not a monster, mathematician or a mad philosopher, is the slave of some woman or other. (George Eliot)

So, dear all women out there who read this...be proud of yourself. And by the way, if you have any other stories about outstanding women out there...please share. 

Wah...aku nggak sengaja nemu postingan ini di Yahoo!. Coba cek video di link ini dan ini. Intinya...handphone yang kita pake radiasinya luar biasa. Efeknya sama kayak microwave, sampe bisa bikin pop corn. 

Jadi dua video itu nunjukin ada beberapa butir jagung yang ditaruh, terus dikelilingi 4 handphone. Terus handphone-handphone itu ditelpon pake nomer lain. Ditunggu beberapa detik...jagungnya jadi pop-corn dong! Gila...

In a way, it is a good thing for us...and a bad thing for the microwave manufacturers. *lol* But in another way...hey! When we use our cell-phones, don't you think it's OUR BRAINS that is being radiated with the same effect as if those brains are put inside a microwave? There's a brain inside each of our skulls that is going to get popped... *sigh*

Nggak tau juga dua video itu bohong-bohongan apa nggak. Kalo menurut aku sih enggak. Coba deh...nanti aku mau buktiin di rumah. Mau beli jagung pop-corn dulu ah kalo gitu...

Blog EntryGod Is AwakeJun 9, '08 12:30 PM
for everyone
Postingan ini sebetulnya sederhana. Bentuk syukurku buat Tuhan.

Terima kasih Tuhan...
...untuk hidup yang telah aku jalani.
...untuk setiap nafas yang kuhela.
...untuk setiap pagi yang baru saat aku membuka mata.
...untuk setiap detak jantung yang Tuhan ijinkan untuk selalu ada.
...untuk segala kasih sayang yang mengalir dari banyak arah.
...untuk segala masalah yang datang bersama dengan tangis dan amarah.
...untuk pendewasaan yang aku pelajari setiap waktu.
...untuk bimbingan-Mu dalam nuraniku.

Terima kasih Tuhan...
...untuk tetap terjaga disaat ku terlelap.
...untuk pelukan hangat disaat ku sedih.
...untuk damai sejahtera dalam gundahku.

Blog EntryAnxietyJun 8, '08 1:39 PM
for everyone
Sumpah sekarang lagi sumpek. Gelisah. Super gelisah.

Huuaaaahh...nggak tau kenapa aku selalu begini kalo mau menghadapi sesuatu yang menurutku besar. Selalu ngerasa waswas dan takut.

Kalo di buku The Secret, seharusnya aku nggak fokus ke perasaan itu. But I'm just being honest...I'm so fucking anxious right now.

Blog EntryTry, Then You Know...Jun 8, '08 8:55 AM
for everyone

Aku berpikir...dalam hidup, manusia nggak akan tau apa-apa kalo nggak mengalami sendiri. Istilah canggihnya itu trial and error. Hm...dan selalu ada fase-fase yang kita lalui, yang baru kita sadari di masa depan bahwa kita sudah melaluinya.

Aku sendiri juga ngalamin. Dulu pas kecil, pengen ngerasain gimana jadi gede dan ngerasain jadi orang gede. Sekarang aku sadar...aku ada di fase gede, biarpun belum gede-gede banget. *okay, now what is this I'm talking about?*

Ngejalanin hidup yang berdasarkan pada kalimat "go with the flow" bikin aku ngerasain banyak hal dan pengalaman. Yang paling simpel, tentang kerjaan. Dulu banget, ngerasain yang namanya model-modelan. Terus jalan lagi...dapet kerjaan jadi jurnalis di tabloid, biarpun ga terlalu lama. Jalan lagi...ditawarin kerja jadi executive secretary di sebuah organisasi sosial yang aku jalani selama setahun. Lanjut...di kampus ditawarin jadi asdos. Hayuk mari. Terus jalan lagi...akhirnya kecebur di radio & TV. Sambil jalan...ada juga tawaran ngemsi-ngemsi. Secara nggak sadar, udah lumayan banyak hal-hal yang aku coba. Tapi abis ini ada kerjaan baru yang akan aku jalani...ngantor & menjalankan bisnis keluarga. In a way, to think about it makes my heart beats faster. The excitement is unexplainable. But on the other hand, pressures are there too...waiting for me.

Apapunlah. Makasih Tuhan buat semua kesempatan yang udah dikasih buat hamba-Mu ini...


Blog Entry10 Things You Have To Do Before You DieJun 7, '08 2:55 PM
for everyone
Aku beberapa kali ngeliat buku-buku lucu yang bikin aku kepikir buat nulis postingan ini. Ada macem-macem sih. Mulai dari 1000 hal yang harus dilakukan sebelum mati, 1000 tempat yang harus didatangi sebelum mati, dan semacamnya. Hehe...tapi serius deh, kadang hal-hal seperti itu patut dipikirin juga.

Ini dia 10 hal yang harus aku lakukan (atau harus aku alami) sebelum mati:
  1. Lulus kuliah S1 & diwisuda
  2. Nerusin usaha papa & ngerasain sendiri keuntungan yang menggiurkan itu 
  3. Sekolah lagi buat ngedapetin skill, jadi nggak harus S2
  4. Travelling ke luar negeri sendiri (atau bareng pasangan juga oke) dan bayar sendiri
  5. Beli mobil (Toyota Harrier)
  6. Beli rumah sendiri
  7. Tinggal di luar negeri selama lebih dari setahun
  8. Menikah
  9. Punya anak
  10. Hidup bahagia
Now tell me your own 10 things to do before you die... 

Blog EntryThis Is What You Do When You Feel LonelyJun 5, '08 10:24 AM
for everyone
You turned on your MacBook.
You listened to the music on iTunes.
You got yourself connected to the net.
You entered the Multiply site and logged in.
You logged yourself in on the Yahoo! Messenger.
Voila! You have it all...

...and still feel lonely.
Ha!! That's me! SH!T...

Blog EntryThere's Not Enough Space In This WorldJun 4, '08 12:53 AM
for everyone
There's not enough space in this world for lunatic people. Beberapa hari kemarin aku baca berita...ada insiden Monas. Kayaknya nggak perlu disebutin siapa oknum yang aku maksud, yang bikin kekacauan dengan dasar fanatisme mereka. Parah. Udah gitu tingkahnya kayak pengecut. Mukulin orang tapi mukanya ditutupin. Kenapa? Takut ketauan terus takut ditangkep? Mukulin orang, beraninya pas bergerombol. Kalo sendirian mana berani? Kalo anarkis ya anarkis aja, nggak usah bawa-bawa agama. Nggak ada agama yang menjadikan kekerasan sebagai dasar ajarannya.

Imbasnya, sekarang banyak perwakilan masyarakat yang demo dan menuntut mereka dibubarkan. Bagus. Atau mungkin PeTrus (Penembak Misterius kayak jaman dulu ituu...) perlu diaktifkan lagi buat memberantas orang-orang aneh yang suka meresahkan masyarakat kayak mereka itu. Biar jadi pelajaran buat preman-preman lain yang berkedok pembela agama.

Sebetulnya, otak mereka itu apa sih isinya?

Blog EntryImagine...May 26, '08 5:13 AM
for everyone
...of what you would become in the next 5 years, in the next 10 years. What kind of life are we going to live in?

Mengutip kalimat Sir Winston Churchill...
"We make a living by what we get, we make a life by what we give."

The question is...have we given the very best of ourselves to others?
Personally, I haven't.

Blog EntryOur Current SituationMay 26, '08 3:21 AM
for everyone
Oke. Sekarang ngomongin soal keadaan negara. I'm not a politician or a social-observer or whatsoever you want to call it. Tapi yang jelas sekarang keadaannya adalah BBM naik. Premium yang dulunya seliter cuma Rp 4500,- sekarang jadi Rp 6000,-. Naiknya 30% dan ini berdampak besar buat masyarakat, semua kalangan.

Barusan aja aku ngeliat iring-iringan massa naik sepeda motor & truk mengibar-ngibarkan bendera (current position: Starbucks TP 4). Dan setauku seharian ini di Surabaya lagi banyak demo menentang kenaikan harga BBM. Angkutan umum pada menghilang, karena mereka yang demo. Parahnya lagi, orang-orang yang naik taksi, kalo pas ketemu sama mereka yang lagi demo, disuruh turun. I mean...hey! Get real! Mereka bayar pake uang mereka sendiri gitu.

Di satu sisi, kenaikan harga BBM memberatkan rakyat kecil. Buat yang punya uang sih aku rasa nggak masalah mau harga BBM naik berapapun. Tapi kadang agak nggak realistis juga kalo masyarakat menuntut pemerintah terus mensubsidi harga BBM. Yang nentuin harga minyak dunia kan bukan pemerintah Indonesia. Dan kalo subsisidinya cuma difokusin di BBM aja, terus anggaran di sisi lain pada amburadul dong?!

Mungkin kesimpulan dari permasalahan ini adalah satu. Semuanya harus memperbaiki diri. Pemerintah juga lebih berhati-hati dalam mengatur anggaran. Masyarakat juga pada akhirnya dihadapkan pada dua pilihan: kerja lebih keras biar bisa beli BBM, atau naik angkutan umum aja biar lebih murah.

But again...I'm just a citizen. Whatever that has been decided by the government, I have to obey. We chose the government ourselves, anyway. So why criticizing now?

PS. Barusan ada bus kota lewat penuh penumpang. Setelah aku amati, banyak polisi berseragam di dalamnya. I wonder where they're going...

Pages:1234
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help